Definisi Lirik Musik Menurut Para Ahli

Definisi Lirik Musik Menurut Para Ahli – Musik yang mengalun indah sebenarnya memiliki unsur penyusunnya. Unsur itu bernama lirik. Melalui hal tersebut musik menjadi enak dan nyaman untuk didengarkan hingga mampu merasuk dalam pikiran dan hati. Keterpaduan lirik sangat mempengaruhi kualitas musik atau lagu yang dipersembahkan. Maka dari itu sang pencipta lirik memiliki peran besar. Supaya apa yang ada dalam daya imajinasinya mampu tersampaikan.

Keindahan lirik akan terasa ke hadapan penikmat musik tatkala nada yang disematkan dapat berpadu indah. Ketika menciptakan unsur ini tidaklah semudah menuliskan sebuah kisah. Pengarang lirik biasanya membuat berdasarkan inspirasi mereka. Ide yang begitu menginspirasi itu berasal dari kisah keseharian. Setelah mereka menemukan inspirasi, berbagai kata serta bahasa dimodifikasi. Sentuhan terakhir biasanya dikaitkan dengan melodi serta notasi. Sehingga keindahan lirik akan mudah mengena pada penikmat musik.

Pengertian lirik itu sendiri sangat beragam, bahkan para ahli memberikan definisi tersendiri. Mereka mendefinisikan dikaitkan dengan sastra, kekuatan imajinasi, serta gaya bahasanya. Seperti beberapa penjelasan definisi lirik berikut ini:

1. Lirik Menurut Awe, 2003

Saat menciptakan lirik ada permainan unik yang saling berpadu sempurna. Gaya bahasa khas ditambah dengan mempercantik makna kata. Kedua hal itu membuat lirik lagu menjadi sempurna keindahannya. Keadaan yang seperti itu akan membuat pendengar mampu menangkap pesan dari penulis lirik.

Meskipun lirik hasil dari inspirasi, akan tetapi penyusunannya memakai bahasa unik. Bahasa itu tidak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga penikmat lirik akan dibuat menyelami makna yang tersirat dengan sungguh-sungguh. Setelah itu mereka akan memahami isi dari lirik musik.

2. Lirik Menurut Jan Van Luxemburg, 1989

Lirik dalam suatu musik dapat disamakan dengan kumpulan bait-bait puisi. Meskipun berbentuk puisi tetapi tidak selalu terikat dengan sastra. Dalam suatu lirik yang tercipta mengandung berbagai makna mendalam berupa pepatah, semboyan, doa, iklan, syair lagu.

Sehingga target dari hasil dari sebuah lirik atau syair itu luas. Karena pesan yang disampaikan bervariasi meskipun ditambah dengan deretan nada. Tetapi hasilnya mudah terlihat. Tidak akan ada namanya kesulitan penyampaian pesan.

3. Lirik Menurut Wellek & Warren , 1989

Bahasa dalam lirik umumnya memakai jenis sastra. Bahasa tersebut mempunyai makna ekspresif cenderung mengarah pada persuasif dan berakhir mempengaruhi sikap seseorang. Jika dikaitkan dengan musik maka lirik itu perwujudan dari komunikasi efektif. Sarana untuk komunikasi tersebut memakai sebuah media massa. Melalui media ini berbagai pesan dapat tersampaikan dengan baik kepada penikmat syair atau lirik.

Pesan yang disampaikan lebih bersifat realistis serta penuh imajinasi. Sifat tersebut umumnya lebih cepat sampai kepada audience. Terkadang sang penulis akan mampu meramu kata dan bahasa sampai benar-benar menyentuh secara dalam pada pikiran dan hati setiap individu.

4. Lirik Menurut Herman J. Waluyo, 1987

Lirik musik itu saat menyusunnya hampir mirip dengan puisi. Penulis menggunakan perasaan serta pikiran dalam setiap karyanya. Daya imajinasinya sangat kuat hingga kalimat yang dipakai sangat menyentuh. Siapapun penikmatnya tidak akan bosan. Justru mereka akan antusias meresapi kalimat hingga tuntas. Bahkan tidak sedikit dari pendengar yang hanyut dalam perkataan pencipta lirik.

Manfaat lirik yang tertuang dalam bentuk alunan musik dan lagu memang indah. Maka tidak heran beberapa ahli menyebutkan bahwa lirik itu sangat ekspresif, imajinatif dan penuh pesan khusus. Apalagi saat berpadu dengan iringan alunan alat musik nan merdu. Lirik langsung menjelma menjadi media komunikasi efektif. Itulah gambaran singkat tentang lirik musik yang selama sering kita nikmati.

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *